Bumi dan Tata Surya · SMP

Fenomena Pasang Surut di Pantai Lon Malang

Memahami penyebab fenomena pasang surut air laut yang terjadi setiap hari dan pengaruhnya terhadap area yang bisa dijelajahi wisatawan.

Fenomena pasang surut adalah naik atau turunnya permukaan air laut secara periodik yang terjadi setiap hari di Pantai Lon Malang. Fenomena ini dipengaruhi oleh gaya gravitasi bulan dan matahari serta rotasi bumi. Saat air surut di pantai ini, gugusan batuan karang dan area pasir basah tampak lebih luas, sehingga sering dimanfaatkan oleh wisatawan untuk berjalan-jalan mengeksplorasi area sekitar karang.
Fenomena Pasang Surut
Fenomena Pasang Surut
Pantai Lon Malang Saat Air Surut
Pantai Lon Malang Saat Air Surut
Hamparan Karang yang Muncul Saat Surut
Hamparan Karang yang Muncul Saat Surut
Menara Pandang Menghadap Kawasan Karang Saat Surut
Menara Pandang Menghadap Kawasan Karang Saat Surut
Ombak dan Batu Karang di Pesisir
Ombak dan Batu Karang di Pesisir

🌊 Kaitan dengan Pantai Lon Malang

Wisatawan yang datang saat air surut di Pantai Lon Malang bisa langsung menyaksikan gugusan batu karang dan area pasir basah yang biasanya tertutup air, sekaligus mengalami langsung bagaimana gravitasi bulan dan matahari memengaruhi permukaan laut di Bumi.

Uji Pemahaman

Kuis: Fenomena Pasang Surut di Pantai Lon Malang

2 soal pilihan ganda. Isi identitas, jawab semua soal, lalu lihat kunci dan pembahasannya.

  1. Fenomena Pasang Surut Air Laut
    Nelayan di sekitar Pantai Lon Malang mengandalkan waktu pasang surut air laut untuk melaut. Fenomena naik turunnya permukaan air laut ini terjadi secara teratur setiap harinya.

    Pertanyaan:
    Pertanyaan utama yang paling terfokus pada pengaruh gravitasi benda langit untuk menjelaskan penyebab fenomena tersebut adalah ...
  2. Evaluasi Informasi Fenomena Gerhana Matahari di Pantai
    Saat terjadi gerhana matahari sebagian yang dapat diamati dari kawasan pesisir Pantai Lon Malang, beredar dua pesan di media sosial mengenai keselamatan wisatawan:

    • Sumber A (Artikel Kesehatan): Menyatakan bahwa "Gerhana matahari memancarkan gelombang radiasi kosmik ekstrem yang dapat meningkatkan suhu udara pantai secara drastis serta membakar kulit, sehingga wisatawan dilarang berada di area terbuka pantai."
    • Sumber B (BMKG): Menyatakan bahwa "Fenomena gerhana terjadi karena piringan Bulan menutupi piringan Matahari. Peningkatan suhu ekstrem akibat radiasi kosmik adalah keliru. Bahaya utama saat gerhana adalah menatap Matahari secara langsung tanpa pelindung, karena radiasi sinar ultraviolet (UV) intensitas tinggi dapat merusak jaringan retina mata (fotoretinitis)."

    Pertanyaan:
    Sumber yang lebih kredibel beserta alasan ilmiahnya adalah ...
0 dari 2 soal terjawab
← Kembali ke daftar materi